instagram

instagram:

The Week on Instagram | 146

News

Get Involved

Around the Community

Jika pria bebas memilih wanita manapun untuk dimiliki, maka wanita berhak menolak dan menerima satu diantara yang terbaik.

Jika pria dikodratkan untuk memulai sesuatu, maka selayaknya wanita, aku akan menunggu :)

Mungkin aku tidak lebih cantik darikamu, tapi aku yakin hatiku bisa lebih cantik dari parasku.Mungkin aku tidak lebih pintar dari kamu, tapi aku yakin wawasanku dapat menutupi kekuranganku.Mungkin aku tidak bisa bebas keluar masuk mall dan belanja sepuasnya seperti kamu,tapi aku yakin aku bebas melakukan apapun selama apapun yang aku lakukan bernilai dan dapat meningkatkan kualitas hidupku. Kamu yakin hidupmu lebih indah? Coba ada diposisiku, kamu akan terkejut. :)


(C) dayaningtias

Jawaban pasti,semoga

Bolehkah aku tetap dekat bersamanya walaupun ku tau kamu lebih dahulu menyimpan rasa padanya?
Bolehlah aku menganggap dia lebih dari teman biasa walaupun kutau kamu memujanya?
Bolehkah aku bersenda gurau memanggil dia “beib” padahal kutahu hatimu teriris?
Bolehkah aku berduaan dengannya walaupun kutahu banyak waktu yg telah kalian lewati bersama berdua lebih dulu daripada aku?
Bolehkah?

Tegar hanya bisa bisa bengong . Jika dia sebongkah es,mungkin sekarang ia telah menjadi air seutuhnya.meleleh. Tegar malu, ternyata dengan mudahnya isi hatinya terbuka begitu saja seperti kaca transparan.padahal selama ini ia apik menyimpan perasaan dihatinya. Padahal ia seorang introvert. Yg jelas2 enggan hubungan pribadinya dia share kekhalayak luas. Berbeda dengan jika ia sedang orasi ttg kebenaran yg ia yakini benar, hitam ataupun putih ia akan katakan. Sungguh berbeda dgn perasaan yg ia simpan rapi,selama ini.

Tegar kemudian menjawab semua pertanyaan gadis tadi “jika ia memang lebih nyaman bersamamu,maka lakukan semaumu jika memang itu yg terbaik. Lagipula aku sedang berada dititik masa bodoh dengan kelakuannya selama ini. Aku capek. Akupun tau seluk beluk dia, jadi jika memang kalian memang ingin bersama,silahkan.” Jawabnya mulus.

Hati kita saat ini,siapa yang tau apa yg akan dirasakan esok ketika terbangun? Mungkin,kita akan menertawakan knp saat ini kita sangat bodoh padahal seharusnya kita bisa lebih dari sekedar teman dan kita memaksakan apa yang seharusnya tidak.

Tegar yakin, jika suatu saat nanti, ia akan menemukan tulang rusuknya yg hilang. Pasti. Tunggulah lebih sabar lagi,gadis manis :)

Mungkin aku rindu moment kita bertemu tidak sengaja kala itu, mungkin aku rindu saat dulu kita habiskan waktu berdua,bersama. Tapi..itu dulu. Ada rasa yang menurutku tidak perlu untuk dipertanyakan lagi, kamu, aku, kita tahu jawabannya. Tapi..itu dulu. Sadari bahwasannya, kamu tidak seistimewa itu untuk aku kagumi. Kamu juga tidak membuat aku seistimewa dulu. Kamu lupa siapa kita, kamu lupa apa yg pernah kita lewati. Kamu lupa aku. Lantas, apa harus aku terus mengingat kamu? Coba dipikir ulang.

Apa atuda akumah bukan apa-apa kan ? Jadi nggak apa-apa kan kalau aku juga nggak ngapa-ngapain? Kalau jodoh,mau sejauh apapun,mau sekeras apapun berusaha berpisah jg pasti nemu moment untuk dipertemukan. Jadi jangan harap aku yang akan memulai,karena kodratku untuk dipilih,bukan memilih. Mengerti maksudku, kan ?

(c) dayaningtias